Aneka Hidangan dengan Daun Jati


MENYANTAP sajian gurami, nila, dan kakap di sebuah warung, kafe, atau restoran, bukanlah hal yang istimewa lagi.
Namun menikmati aneka hidangan tersebut tentu akan memberi kesan tersendiri jika disajikan dengan tidak biasa atau berbeda.
Nampaknya inilah yang menginspirasi Farid Budiman bersama istrinya Novita Ariana membuka warung dengan proses penyajian yang beda, yaitu aneka menu yang ada disajikan dengan daun jati.
Warung itu berada di Jalan Sayuran, Seso, Blora, tepatnya di belakang markas Polres Blora. "Warung ini kami dirikan pada 30 November lalu," ujar Farid.
Tidak hanya proses penyajian dengan memakai daun jati yang menarik di Waroeng Daun ini. Letak warung yang berada di pinggir persawahan memberikan suasana rileks dan santai, karena para pengunjung bisa menyantap hidangan yang dipesannya dengan menikmati pemandangan sekitar. "Kami sengaja menyetting tempat sesantai mungkin," tambahnya yang diamini anggukan sang istri.
Farid menceritakan, sebelum memakai daun jati dalam menyuguhkan menu di warungnya, ia sempat menggunakan daun pisang. "Namun tidak lama, cuma sekitar satu bulan," paparnya. Selain pengunjung lebih tertarik menu disuguhkan daun jati, mencari daun  ini juga lebih mudah. "Daun pisang carinya lebih sulit," ujarnya.
Ya, peralihan dari daun pisang ke daun jati awalnya juga diilhami dari lebih mudahnya mencari daun jati dibandingkan jika mencari daun pisang. "Blora banyak hutan jati, jadi lebih mudah mencari daun jati. Daun jati bisa didapat dengan mudah," ungkapnya.

Harga Murah
Berbagai menu yang ada di Waroeng Daun terbilang murah. Karena selain lezatnya menu yang dhidangkan dipadukan suasana persawahan, untuk satu porsi gurami goreng cuma Rp  12.500 per porsi. Gurami bakar dan gurami asam manis Rp 15.000.
Lele goreng cuma Rp 7.000, sedang jika dibakar atau dihidangkan dengan resep asam manis Rp 8.000. "Nila, kakap, dan bawal bakar atau asam manis Rp 10.000, sementara jika digoreng cuma Rp 8.000," Farid menambahkan.
Untuk menemani berbagai menu yang ditawarkan, Waroeng Daun menyediakan berbagai minuman. Seperti es kelapa muda, es soda gembira, kopi susu, lemon tea, kopi mocca, dan masih banyak lagi.
Farid mengatakan, ke depan Waroeng Daun yang dikelolanya akan mencoba menawarkan kreasi menu lain. "Pengunjung senang karena menu dihidangkan dengan daun jati. Sebenarnya jika menu masih panas terasa lebih nikmat. Maka dalam waktu dekat kami akan menghadirkan menu dengan dibakar."
Buka dari pukul 08.00 hingga 20.00, Waroeng Daun nyaris tak pernah sepi. Kendati belum lama berdiri, warung ini juga sudah menjadi langganan para pejabat maupun pegawai kantoran. "Suasana persawahan sangat menarik pengunjung, maka kami akan mencoba menghadirkan kreasi menu-menu baru di Waroeng Daun ini," tegas Farid.
Tags:

About author

Curabitur at est vel odio aliquam fermentum in vel tortor. Aliquam eget laoreet metus. Quisque auctor dolor fermentum nisi imperdiet vel placerat purus convallis.

0 komentar

Leave a Reply